Selina mendorong d**a Zeva "Minggir kau terlalu dekat!" pekik Selina. Zeva berdehem "Ma-af," Suasana yang tadinya tegang berubah sedikit kikuk. Selina berpura-pura memperbaiki kerah kemejanya. "Kalau begitu tolong kirimkan saja laporan ini ke email ku, aku akan mengeceknya, aku tidak bisa bekerja sama dengan perusahaan yang tidak profesional apalagi pengeluaran pribadi menggunakan uang perusahaan, percuma saja aku mencoba menyelamatkan perusahaan kalian sedangkan kalian saja tidak peduli," sindir Zeva. "Jangan asal bicara! kami tidak begitu!" ketus Selina. Zeva terkekeh "Kau saja tidak tahu pengeluaran besar apa itu, dan lihat saja Papa dan Mamamu bahkan pergi ke Swiss, sudah tahu perusahaan sedang di ambang kebangkrutan, masih bisa berpikir untuk jalan-jalan ke negara seperti

