Pagi ini, Gandhi merasa benar-benar diberkati oleh Tuhan. Entah ada angin apa, keluar dari kamar mandi hotel yang ia pikir akan menjadi tempat menyenangkan untuk mereka berdua---bersama Elea tentunya, namun ternyata malah sebaliknya itu, wanita itu malah mencegatnya dan mengatakan hal yang sama sekali tak pernah Gandhi duga sebelum ini. Hal yang hanya ada di angan-angan lelaki itu saja. "Kalau Pak Gandhi benar-benar menganggap pernikahan ini serius, maka saya akan melakukan hal yang sama seperti yang Bapak lakukan. Saya akan mencoba menerima pernikahan ini, saya akan mencoba menerima status saya sebagai istri Bapak, dan saya akan tidak akan mencoba melakukan hal-hal bodoh yang akan membahayakan janin yang saya kandung." "Apa kamu sedang bercanda, Elea?" tanyanya dengan wajah tak percaya

