BAB 5

1139 Words

Elea bersyukur, Gandhi benar-benar menuruti ucapannya. Pria itu tak lagi mengganggunya sejak percakapannya dua minggu lalu dan ia sendiri pun sudah mulai bangkit kembali dari keterpurukannya, meski rasanya sangat susah. Tentang Evan atau tentang Pak Gandhi, semua masalah yang ditimbulkan oleh dua orang itu sudah bisa ia terima sekarang. "Wih, dah move on lo, cerah amat wajahnya Neng, pake skincare apa nih?" goda Raina sambil mencolek dagu Elea, membuat perempuan itu memberengut sebal dan melotot tajam ke arah kawannya. "Iya-iya, sorry Nyah, gitu aja ngambek lo." "Bodo amat gue. Kagak mau peduli juga." "Serah deh serah. Oh iya, by the way, entar malam kita hangout yuk, ke tempat minggu-minggu lalu. Siapa tahu lo nyatol cowok ketjeh badai." "Tempat yang dua minggu lalu?" Ingatan Elea l

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD