****************** Setelah dihubungi oleh Chell, Jeriko, Jasmine, dan Clay bergegas menuju rumah sakit yang disebutkan. Udara malam terasa dingin, namun tidak sedingin kekhawatiran yang membekukan hati mereka. Saat sampai, mereka langsung menuju ruangan di mana Andy dirawat. Jeriko mengabaikan Chell yang duduk sendirian di bangku tunggu, wajahnya terpukul dan matanya sembab. Penuh otoritas, Jeriko mencegat seorang perawat yang baru keluar dari ruangan VVIP 502. "Suster. Saya ayahnya Andy. Jeriko Dirgantara," tanya Jeriko, nadanya tegas, tak memberi ruang untuk basa-basi atau belas kasihan. "Bagaimana kondisi anak saya? Saya ingin kejelasan, sekarang." Perawat itu terkejut dengan nama besar dan aura Jeriko, namun segera profesional. Ia menjelaskan bahwa Andy stabil, tetapi mengalami dua

