Ricco termenung memandang keluar jendela besar di ruanganya, tanpa menghiraukan panggilan masuk yang sedari tadi berdering. Sore tadi, ia memenuhi panggilan sang Ayah yang marah besar dengan fakta yang terjadi. "Apa yang kamu lakukan, Ricco? kamu gila, hah," teriak Pak Abimanyu pada anak sulung kebanggaannya, penerus bisnis yang selama ini telah ia rintis, dan lihat lah hari ini. Putra kebanggaannya itu telah melakukan hal bodoh, berselingkuh dengan karyawan rendahan. Ricco hanya diam, mendengar ocehan Ayahnya, Ricco sudah menyiapkan dirinya, jika hal ini terjadi. "Aku akan menceraikan, Kesya, segera." "Apaaa, gila, kamu gila.Bagaimana jika keluarga Keysa tau apa yang kamu lakukan?" Pak Abimanyu tak habis pikir dengan anaknya, apa yang di katakan para relasi bisnisnya nanti, jika

