Dengan telaten Almira membuka pakaian Demian dan menyeka tubuh lelaki itu, lalu menganti pakaian lelaki itu dengan pakaian rumah yang bersih. Setelah itu, ia mengompres kening Demian dengan handuk hangat. Demian tak juga terbangun dengan semua yang Almira lakukan pada tubuhnya. Lelaki itu hanya sesekali meracau dalam tidur dan menggeliat resah. Ponsel Demian yang bergetar membuat Almira mengambil benda pipih itu dari nakas samping tempat tidur. Ia terkejut saat melihat begitu banyak pesan dan juga panggilan yang tidak terjawab pada ponsel lelaki itu. Hal yang tak pernah Almira temui saat masih bersama Demian. Lelaki itu tak mau mengabaikan panggilan, maupun pesan, terutama dari oarang-orang yang bekerja dengannya. Saat sedang makan pun lelaki itu kerap mengerjakan permintaan kliennya. Se

