Penilaian Sebuah Rasa

1735 Words

Caca dan Kai baru saja tiba di kediaman Tama. Bangunan bergaya klasik modern tersebut terlihat megah dan berdiri di atas tanah yang lumayan luas juga. Bangunan bernuansa krem muda itu berada di kawasan elit yang ada di pusat kota. Rumah besar yang dikelilingi oleh tembok yang menjulang tinggi itu sudah bisa mewakili seberapa kayanya si pemilik. Pagar besi berwarna putih tulang juga terlihat kokoh. Tepat dibalik pintu gerbang sebelah kanan ada sebuah bangunan kecil yang biasa digunakan oleh satpam untuk berjaga. “Gue mandi dulu, udah nggak nyaman nih karena keringet,” ucap Caca memberi tahu. “Oke, Neng,” jawab Tia santai. Sekarang Tia tampak sudah duduk di sofa yang berada di depan televisi. Ruangan keluarga yang luas itu terkesan hangat dan bisa dijadikan tempat berkumpul dan berbi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD