Hanum berjalan dengan tergopoh-gopoh mengikuti putra bungsunya. Tak lupa perempuan setengah baya itu mengambil ponselnya berniat untuk menghubungi semua orang. Pertama kali yang ditelepon Hanum adalah Satria. Lelaki itu sedang berada dalam perjalanan pulang ke rumah. Satria tampak kaget dengan apa yang baru saja dikatakan oleh istrinya. “Pa … Caca pingsan dan sekarang mau ke rumah sakit Angkasa,” ucap Hanum memberi tahu. “Hah … maksud Mama, Caca nggak sadarkan diri? Dia kenapa, Ma?” tanya Satria meminta penjelasan lebih. “Sepertinya dia pendarahan, Papa langsung ke rumah sakit aja. Ini Mama mau ngabarin Katon sama Dayu dulu,” pinta Hanum dengan nada yang terdengar panik. Setelah mengakhiri panggilannya, Satria langsung menambah kecepatan laju mobilnya. Lelaki paruh baya itu berke

