Sementara Aira di dapur mempersiapkan nasi goreng, Ziyad di kamar tidur asyik memainkan handphonenya. Itu karena pesan masuk dari Naura, yang awalnya hanya mengatakan Hai selamat pagi, lagi ngapain?. Dan Ziyad membalasnya. Hingga akhirnya mereka janjian untuk ketemu, makan siang. Dan ketika masih asik berbalas pesan, Aira memberitahukan nasi gorengnya sudah siap. Ziyad kemudian bangkit dari tempat tidur, merangkul Aira untuk sama-sama berjalan ke meja makan. Pria Arab itu berkata, “Naura dan aku janjian ketemu makan siang. Kamu mau ikut?” “Apa? Bagaimana bisa kalian janjian di belakang aku?” “Maka dari itu aku mengajakmu.” “Bagaimana caranya? nanti ketahuan dong hubungan kita.” “Itu terserah padamu..” Aira memandang tak percaya kelakuan suaminya itu. Sambil memegang tangan suaminya

