Tifa POV Aku bergidik mengingat ungkapan cinta Topan. Astaga. Gara-gara itu, semalam aku tidak bisa tidur dengan nyenyak. Bukan! Bukan karena terlalu bahagia setelah mendengar ungkapan cinta itu, tapi, justru karena merinding setiap kali kalimatnya melintas di dalam otakku. Aku juga tidak berencana mengingatnya, namun entah kenapa justru kalimat itu seperti berulang-ulang di dalam kepalaku. Membuatku kesal sendiri. Setiap memejamkan mata, tiba-tiba merinding karena mengingatnya. Bagaimana bisa tidur dengan tenang coba. Membayangkan Topan mengatakan kalimat yang sama kepadaku, tapi, sebenarnya yang dipikiran pria itu adalah seseorang yang sudah berada di alam yang berbeda. Semalam bahkan aku sempat membayangkan sosok perempuan itu berbaring di sampingku. Sampai-sampai aku ketakutan send

