Saat tersadar dari lamunannya, Cecilia sudah tak mendapati keberadaan Darren. Hembusan napas panjang keluar dari bibirnya. "Kenapa tadi dia terlihat keren banget, sih?" keluh Cecilia tanpa sadar. Dia lalu mengambil ponselnya dan membuka kunci layar. Pesan dari Rebecca langsung terpampang jelas. 'Beraninya kamu mulai membebani Edward. Dia itu masih kuliah, yang dia perlu pikirin sekarang itu belajar, bukannya ikut kerja.' Dada Cecilia kembali sesak, ingatan mengenai kejadian pagi tadi tiba-tiba terlintas kembali dalam benaknya. Rebecca yang baru memasuki ruang perawatan Cecilia terbelalak saat melihat Edward yang memberikan uang kepada sang kakak. Dengan penuh amarah, Rebecca merampas uang tersebut dari tangan Cecilia lalu memukul-mukul bahu sang putri sembari berteriak. "Kakak macam

