Adelia tersenyum kaku. Bersama Gama, pria usia paruh tiga puluhan yang menduda dengan dua anak kembar. Adelia mengenalnya saat dia masih bekerja untuk Delana Andhra. Mendapati fakta kalau mereka duduk di kafe ini untuk bicara, Adelia tahu dia butuh pria ini untuk mempromosikan restauran barunya. Adelia mungkin berpikir, ini bukan kesalahan. Mengingat kalau tim promosi Devan's Steel jauh lebih bagus dan ternama, tapi perusahaan yang dikelola Gama bukan sembarangan. Mereka menyediakan jasa iklan sesuai tarif dan mendapat timpal balik baik untuk penyewa jasa mereka. "Jadi, Adelia? Apa kabar?" Adelia meringis. Mengutuk dirinya sendiri yang masih terlalu kaku pada para pria. "Aku baik. Kau?" "Aku baik. Lama tidak melihatmu. Terakhir kali, dua atau satu tahun yang lalu?" Adelia menghela na

