10

1557 Words

"Adelia, Sara ada di sini." Aqilla Dira merangsek maju masuk ke dalam ruang pribadi Adelia. Yang duduk menatap cermin besar. Melamun. "Benar-benar! Si bodoh Zura ternyata mengundang iblis itu datang," gerutu Dira masam. Jengkel yang membuatnya ingin mencekik Arion Zura sampai mati. Bola mata itu bergulir. Dira tidak melihat adanya cahaya yang terpancar dari kedua matanya. Adelia memandang dirinya yang tampil sempurna pagi ini dengan tatapan kosong. Tidak sama sekali terkesan, atau tersenyum. "Adelia?" Dira tahu, ini bukan pernikahan yang Adelia mau. Perkenalan singkat, ajakan menikah yang sempat Adelia hindari, dan segala macam permasalahan lain. Kalau pun Adelia bisa pergi, dia akan kembali terkurung dan terperangkap di dalam penjara neraka lebih lama lagi. "Kalau hanya ini satu-sat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD