Khafi berjalan cepat menuju ruangannya setelah mendengar sang nenek menunggu di sana. Kalau Hilya sampai berkunjung, berarti ada keadaan darurat. Hilya bahkan tidak merasa perlu untuk menghubungi dirinya terlebih dulu. Jelas kalau wanita itu sengaja datang demi membuat “keributan” dengannya. Sebenarnya Khafi masih memiliki jadwal bertemu klien setelah rapat, tetapi begitu menengar Hilya datang, dia meminta Barra untuk menggantikan. Kalau dia membiarkan sang nenek kehabisan kesabaran, akibatnya akan lebih buruk. Jadi, lebih baik dia mencari jalan aman agar terhindar dari permasalahan yang menanti di kantornya. Ini bukan pertama kali Hilya datang. Setiap Khafi menolak tegas semua gadis yang dikenalkan, neneknya akan memberi ceramah panjang di kantor. Entah apa permasalahannya kali ini. Buk

