Fabian dan Cakra berpamitan kepada Pakde Ahmad dan Sabrina. "Pakde, Sabrina, kami pamit dulu. Besok kami pasti datang untuk menyaksikan acara lamaran Pak Azzam dan Sabrina," ucap Fabian dengan senyum lebar. "Hati-hati di jalan ya, Le," pesan Pakde Ahmad. Sabrina ikut mengantar mereka hingga ke teras, melambaikan tangan saat mobil melaju pelan meninggalkan halaman rumah. Cakra mengemudikan mobil dengan kecepatan sedang, membelah jalanan malam yang sepi. Fabian duduk di sampingnya, masih sesekali tersenyum membayangkan wajah Aksha yang sedang dihukum Kirana. Tiba-tiba, mobil mengerem mendadak dengan suara decitan ban yang cukup keras. Fabian terkejut, hampir saja jidatnya membentur dashboard. "Ada apa, Kra?" tanya Fabian heran. "Ada yang nyebrang mendadak, Mas," jawab Cakra dengan nada

