12. Sakit

1770 Words

Komen> vote Tapi vote bikin aku senang juga sayang. *** Malamnya, Naya tak mendapati Dean keluar dari kamar. Meski memang sebagian waktu lelaki itu dihabiskan di kamar, tak biasanya Dean seperti ini. Paling tidak, dia akan keluar beberapa kali untuk membuat minuman, buang air, atau sekadar duduk di meja makan mengobrol dengan Bagus. Hari ini Bagus dan Sania sedang keluar. Bagus mengapeli pacarnya, sedang Sania keluar bersama teman-temannya. Naya mendekati Dian yang tengah mengaduk tepung. "Mbak," panggil Naya. "Kenapa, Nay?" "Mbak Dian kayaknya dekat ya sama Mas Dean? Soalnya sering bercandain Mas Dean gitu." "Aku kan satu SMA sama dia, Nay," jawab Dian sambil memasukkan adonan tepung ke minyak panas, dia sedang membuat bakwan. "Berarti kenal Mbak Maura juga?" "Kenal, dong.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD