Sweater Rajut

1106 Words

Minggu pagi, seperti yang sudah dijanjikan Jovan sebelumnya, dia datang ke rumah Flora. David yang sedang membawa setumpuk berkas menuju mobil menjadi kaget. Dia tertegun sejenak sebelum ingat perkataan teman Jovan di depan gerbang perumahan malam itu. Jovan sedang berpacaran dengan Flora, adiknya. Apakah Mich tahu soal ini? “Sudah sembuh?” David menyimpan berkas-berkasnya di meja teras. Lalu, dia segera mendekati Jovan yang baru saja mematikan motornya. Cowok itu masih duduk di atas motor besar dan sedang membuka helm. “Mau pergi, Dav? Makasih, ya, untuk bantuannya malam itu, gue belum bilang apa-apa sama lo.” Jovan segera turun. “Mau ketemu, Flo?” David menoleh ke rumah. Pintu rumah itu memang tertutup. Dia yang baru saja menutupnya begitu keluar dari rumah. Flo tidak mengatakan akan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD