Part 16 Sug*r Dad*y

1681 Words

Sudah hampir ujian semester ganjil, aku sudah terbiasa dengan kesendirian. Aku lebih sering menghabiskan waktuku dengan Dinar, Ray dan Keyla. Keyla, temanku yang sangat misterius. Ia jarang ikut berkumpul sih, tapi ketika sedang kuliah selalu duduk di dekat aku dan teman-temanku. Om Arfan? Sejak mimpi indahku malam itu, aku dan Om Arfan malah semakin menjauh. Malah pernah selama satu minggu, aku tak melihatnya. Walaupun sedih, aku masih ingat janjiku untuk selalu mencintai Om Arfan. Memang terkesan bodoh, tapi apa dayaku. Prinsipku cukup menikah itu sekali seumur hidup. Dalam do'a selalu ku panjatkan agar hati Om Arfan segera terbuka untukku dan bisa mencintaiku. Aku hanya mengetahui segala kegiatannya melalui media sosialnya. Setelah ia berikan gawai padaku, aku pun mulai mengaktivkan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD