Bab 44

1127 Words

45 “Papa mau apakan dia?” tanya Marisa, kepada sang papa. Wanita itu melihat sang papa wajahnya berbeda, seperti ada dendam dan amarah tersendiri di dalam hatinya. Padahal sebelumnya sang papa tidak pernah menunjukkan amarah di depan Marisa. Karena lelaki itu takut putrinya takut dan menjauhin. “Papa tidak terima atas kematian saudaramu, Marisa. Papa saja tidak pernah membuatnya menangis sejak kecil, papa tidak menyangka dia bisa mendapatkan laki-laki seperti Gabino,” ujar Arion, dengan amarah yang semakin menggebu-gebu. “Sekarang di mana dia?” tanya Arion, kepada Atlas. Yang Arion maksud adalah Gabino, lelaki tua itu ingin mendatangi Gabino seorang diri. Andaikan tenaganya masih sekuat dulu, pastilah Gabino akan habis di tangannya sampai tulang-tulangnya retak. “Sekarang dia sedang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD