Jalan Berdua

2072 Words

Satu minggu kemudian …. Bertepatan di hari minggu, Atlas yang biasanya pagi-pagi sudah bersiap ke kantor, kini lelaki itu sedang asyik menikmati mimpi indahnya di atas kasur empuk miliknya. Ke dua matanya terasa enggan untuk terbuka, karena semalam lelaki itu masih lembur menyelesaikan beberapa berkas yang harus ia periksa dan tandatangani. Sampai pada akhirnya Atlas harus mengakhiri mimpi indahnya ketika mendengar ponselnya terus berdering menandakan ada telepon yang masuk. Atlas berdecak kesal sambil tangan kanannya meraba-raba tempat di sekitarnya untuk menemukan benda pipih itu. “Halo.” Atlas menyapa seseorang di seberang sana dengan suara serak khas orang baru saja bangun tidur. “Atlas belum bangun bobo yah?” tanya Lyra, suaranya terdengar lembut di seberang sana. Seketika Atlas

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD