"Papa gak tau lagi gimana cara hadapi kamu. Motor di sita, uang jajan dipotong, dihukum gak boleh kemana-mana, semuanya gak mempan. Jadi mau kamu apa sekarang?" Nevan menundukkan kepala menatap jemarinya yang memainkan selimutnya. "Atau Papa kirim aja kamu ya ke Arab Saudi sana, tau kan apa hukum yang ada di sana kalo buat kejahatan?" Nevan mengangguk tanpa menatap Ardhan. Reya yang berada di rumah sakit di hari kedua Nevan dirawat berusaha menahan mati-matian tawanya agar tidak pecah melihat Nevan begitu tunduk dan patuh kepada sang Ayah sedangkan di sekolah Nevan selalu berlagak sok jagoan tidak memiliki rasa takut kepada siapapun, tapi sekarang? Nevan terlihat seperti anak kecil yang sedang dimarahi oleh orang tuanya yang hanya bisa diam jika tidak ingin dibentak. "Kamu udah janji

