Regan pergi pagi-pagi sekali dari kamar itu, bahkan jauh sebelum tif bangun. Tetapi saat tif terbangun pria itu sudah menaruh sarapannya di atas meja kecil di kamarnya untuk tif makan. Serta satu set pakaian untuk ia gunakan pagi ini. sebelum menyentuh makanannya, tif berlari menuju pintu untuk mengecek apakah pria itu sudah melepaskannya dari sana atau belum. Tapi pintu itu tidak bergerak saat ia membukanya. Tif mengetuk pintu itu dengan keras berulang kali namun tidak ada tanda – tanda pria itu akan datang dan membuka pintunya. Tif sedang menyantap sarapannya di atas tempat tidur saat regan masuk kembali membawa satu map di tangannya. Pria itu mengulurkan map pada tif untuk di tandatangani. “Tanda tangani setelah kamu selesai makan.” Perintah pria itu. namun, tif tidak sabar sehingga

