tentang Azalia
FOLLOW IG AUTHOR:nis_aaaa32.
“Azalia duduk dulu!kamu tidak lelah?.”tanya salah seorang karyawan.
“semua nya harus selesai cepat!nanti malam aku musti ke kafe.”jelas gadis cantik bernama lengkap Zarina mubasira Alishba Azalia.
“hati hati loh Azalia,emang kamu gak capek apa sih kerja rodi terus?padahal kan papa mu itu kan direktur.perusahaan besar loh, yang cabang nya ada dimana-mana?kok kamu masih aja kerja sih?.”tanya teman nya Dita.
Azalia yang mendengar mengulas senyum sangat tipis,dia ingin terlihat baik-baik saja begitu pula dengan keluarga nya.semua teman dekat nya tahu kalau Azalia adalah anak seorang pegawai perusahaan besar,dan jabatan nya tidak main-main seorang direktur utama.tapi sayangnya itu semua berbanding terbalik dengan Azalia yang masih harus bekerja keras siang dan malam hanya untuk biaya sekolah nya.semua orang mungkin tidak tau, tapi Azalia jelas tau menjadi anak dari orang besar bukan lah hal yang mudah apalagi enak.akan ada banyak kesulitan yang berdatangan,contoh nya Azalia.
“aku mau mandiri.”
“papa mu gak tahu begitu?kalau kamu kerja?.”
“aku diem diem papa kan sibuk banget,santai aja."
“diem diem nya modelan gimana?.gak mungkin kan papa mu belum pulang bahkan setelah kamu kerja di kafe!.kamu pulang itu jam sepuluh malem!.”gerutu Dita tidak suka.
“ya mau gimana lagi.”jawab Azalia acuh.
“boleh nggak sih kalau gue ikutan?.”suara gio memecah perdebatan antara Dita dan juga Azalia,pemuda tampan itu menunjuk ke arah motor Scoopy yang terparkir di depan toko bunga.
“saudara tiri elu si nenek Lampir Kahiyang aja naik nya mobil sport.kok elu yang status nya anak kandung cuma di kasih motor,masih bagus sih tapi gak mungkin kan kalau papa elu yang kaya itu gak sanggup beliin motor?kok di beliin nya motor second sih?.”tanya gio.
“biasa aja.”azalia menjawab singkat.
“kenapa elu mau ngalah si dari Kahiyang? jelas-jelas elu itu anak kandung.”
“santai aja,selagi bisa ngalah kenapa harus menang.”jawab Azalia acuh.
ketiga nya hanya diam sembari terus merancang buket dari kain flanel dan juga satin.toko bunga yang di bangun oleh Azalia beberapa tahun lalu tepatnya saat SMP, sebagai bentuk hadiah dari sang ayah.yang sekarang sudah mulai berkembang sangat pesat,selain karena lokasi nya yang lumayan strategis,Azalia juga sering memberikan banyak promo.di sini bukan hanya menjual bunga-bunga hidup yang dapat di jadikan buket bunga asli yang di tanam dan di rawat sekaligus.ini adalah taman bunga pribadi milik mendiang ibu nya,tapi sekarang sudah berpindah tangan.toko bunga ini bukan hanya menyediakan buket bunga segar tapi juga menyediakan jasa pembuatan bunga dari kertas,dan lain sebagainya.bahkan Azalia juga membuka lapak kecil di depan toko bunga,dia berjualan gorengan dan juga berbagai jenis sosis.
mubasira florist.
“sedikit lagi,mungkin karena sudah mulai musim wisuda jadi kita dapat orderan banyak.”ujar Azalia sembari melanjutkan merangkai pesanan nya yang sekarang mulai membeludak.
musim wisuda dan juga kelulusan adalah fase-fase sekaligus masa yang paling di tunggu oleh Azalia.karena biasa nya di waktu-waktu ini lah orderan buket bunga dan juga papan ucapan selamat semakin membeludak,cuan yang di dapat kan Azalia juga lumayan dapat menanggung biaya kuliah nya untuk tahun depan.
“kalian berdua udah milih kebaya belum?warna apa?.”tanya gio.
“sudah warna dusty.”jawab Dita dan Azalia serentak.
kedua nya langsung tertawa nyaring,sampai menjelang Maghrib tiga orang itu masih berkumpul di satu tempat yang sama.tapi ada yang berbeda,sekarang Azalia tampak sibuk berkutat di depan kompor guna membuatkan sesuatu untuk sahabat nya yang sudah mau membantu untuk membuat bunga.hanya ada menu sederhana,enam potong sosis ayam lalu nasi putih,menu yang sangat sederhana.
“maaf ya ada nya cuma nasi putih sama sosis sisa jualan.keuangan mulai menipis bestie,jadi cuma ada ini."ujar Azalia tidak enak.
“santai aja kali,kita juga bukan dari keluarga kaya,yang makan nya pakai daging terus.”cerocos Dita.
“tapi gio...dia biasa makan enak di rumah,sama daging.tapi kalau di sini cuma ada ikan asin,paling kayak telur.maaf ya gio."ujar Azalia tidak enak pada sahabat baik nya yaitu gio yang berasal dari keluarga kaya.
“ya gue akuin ini semua gak pernah gue rasain di rumah,tapi its oke lah tambah-tambah pengalaman.”jawab gio santai sembari menikmati hidangan yang sangat sederhana itu.
Azalia benar-benar beruntung memiliki Dita dan juga gio sebagai sahabat nya.mereka sangat berguna,terutama di saat orderan menumpuk,kedua nya dengan senang hati membantu.walaupun di beri gaji yang tidak seberapa,serta makanan yang sangat sederhana.tapi kedua nya sampai sekarang tidak pernah mengeluh.
“heran deh gue sama elu,elu itu sudah kaya pakai banget.boleh deh kapan-kapan terakhir kesini.”goda Dita dengan suara yang sangat keras.
“oke!besok gue traktir deh.mau makan apa?ke mall aja yuk? jalan-jalan sekalian pergi ke restoran Jepang makan apa kek gitu!.”ajak gio penuh semangat.
“oke!tapi sebenernya kita itu mau makan bakso lava super pedes.yang ada di ujung gang tapi nanti nunggu gajian!.”gumam Azalia.
“kenapa musti nunggu gajian sih?otw yok!gue yang traktir.kalau cuma makanan di kaki lima,uang cash masih banyak kok.”jelas gio lagi.
Dita dan juga Azalia langsung saling bertatapan,satu alis mereka langsung terangkat seakan memberitahu tentang keputusan mereka.dalam waktu yang bersamaan kedua nya langsung mengangguk kan kepala,pertanda keputusan mereka iya.kapan lagi di traktir oleh Gio anak seorang pengusaha terkenal.
“ayo let's go!.”ajak Azalia penuh dengan semangat.
satu motor Scoopy dan satu motor sport langsung melaju menuju ke sebuah warung bakso terkenal.mereka mengambil tempat duduk paling pojok,saling bersenda gurau sembari menunggu makanan datang.
“hufhhh,capek ya bestie...”gumam Azalia.
“kamu tu aneh banget Azalia,kok berasa jadi anak tiri ya?.”ledek Dita pada sang sahabat.
“yang penting tempat tinggal sama rumah masih gratis yang lain si aku gak peduli.”jawab Azalia sangat acuh.
“ottoke!Azalia lihat!lihat bos muda itu Dateng ke Indonesia!.”ujar Dita histeris menunjuk ke arah TV, dimana banyak wartawan yang sedang mengejar laki-laki muda dengan jas hitam.
“siapa bos muda?.”
“kamu gak tahu!bos perusahaan di tempet ayah mu kerja! setelah bertahun-tahun dia balik ke Indonesia!wah ini benar-benar kejutan!azaliaaaaa!!!!.”dita semakin histeris.
“sudah jangan berisik,kita makan sekarang!.”sungut gio tidak suka,dia menyodorkan masing-masing bakso jumbo pedas di hadapan kedua sahabat nya.