Brian saat mendengarkan ucapan itu langsung berkata "Tahu apa kau dengan hubunganku? Aku hanya ingin menjaga Kayla dari laki-laki yang ingin menyakitinya, memang aku dengan dia tidak pernah mengobrol seperti kalian berdua, hanya saja dia sudah lam aku kenal, Kayla wanita baik, dengan mudahnya orang ingin menyakitinya dan iri kepadanya, tidak sedikit pun kehidupannya selalu enak."
"Iya aku tahu, jadi kau ingin aku apa ?" Tanya Ray yang selalu saja ingin mendapatkan sesuatu yang terbaik untuknya.
"Aku ingin kau menjauh dari Kayla, biarkan dia hidup tenang dan bahagia selamanya, kehidupan yang terbaik akan selalu bersama." Ucap Brian kepada Ray.
Tidak lama Kayla ingin bertemu dengan Ray tetapi dia berusaha menghindar agar tidak ada kesalahpahaman, memang semuanya yang terbaik akan dia lakukan demi Kayla.
"Ray, kenapa kau menghindari aku?"
"Tidak apa-apa, aku lagi ada urusan. Kalau begitu aku pergi dulu ya."
Kayla hanya terdiam tidak bisa berkata apa-apa lagi, dia sangat bingung kenapa perubahan Ray sangat jauh, dan dia berkata "Ray kenapa dia begitu kepadaku, padahal semalam kita masih baik-baik saja. Sudahlah anggap saja dia sedang sibuk tidak mau di ganggu lagi."
Di jalan Ray memikirkan kejadian Brian menemuinya saat dia mengatakan tidak ingin bersamanya, sejauh ini juga Kayla tidak pernah merasa terganggu saat bersamaku sampai detik ini pun aku memang tulus berteman dengan Kayla. Aku yakin Brian akan menjadi yang terbaik untuk dia setelah Ria tidak lagi bersama Brian, hanya saja semua yang dia berikan akan menjadikan dirinya semakin terdalam.
Brian yang sedang berada di titik di mana Kayla harus memikirkan apa yang harus dilakukannya, dia tidak tahu harus bagaimana kalau Kayla akan menjadi yang terbaik untuknya. Ria yang selalu curiga dengan perubahan kekasihnya selalu saja bertengkar hebat, "Bria, aku selalu saja mendapatkan informasi kalau kamu selalu mencari perhatian dengan Kayla, padahal dia tidak pernah merespon kamu, coba di pikir ulang kalau semuanya yang dia inginkan menjadi yang terbaik untuk dia."
"Sudahlah, aku malas membahas semuanya, anggap saja tidak ada permasalahan yang baru ini. Kayla hanya ingin bahagia jangan berhenti melakukan hal yang baik, aku sangat tidak suka kalau kamu melakukan kesalahan yang merugikan orang banyak, Kayla tidak pernah melakukan hal yang kau tuduh itu."
terlihat wajah Ria yang sangat kesal saat Brian membahas kebaikan Kayla di hadapannya,
Brian yang sedang berada di titik kejenuhannya saat bersama Ria, tidak ada lagi harus dipertahankan jika Ria selalu bersikap seperti anak kecil yang tidak ada lagi yang dipertahankan, semuanya yang di lakukannya akan terus berjalan dengan lancar, semoga saja dia melakukannya dengan terbaik. "Brian, Kamu tidak mendengarkan aku? Kamu pikir aku tidak pernah mau mengatakan kepadanya untuk menghindarimu, banyak cara yang aku lakukan agar kamu bisa memilih kehidupanmu sendiri."
"Apa lagi yang harus aku katakan, kamu masih saja berada di titik keegoisanmu." Ucap Brian dengan wajah yang sangat pasrah.
"Aku tidak menyukai kamu harus berteman dengan Kayla, aku ini kekasihmu, jangan kamu pikir aku tidak tahu kalau kamu setiap hari menemuinya, jangan pernah sekali-kali bermain di belakang aku. Kamu tidak pernah ingat kalau aku ini cemburu."
"Dulu kamu tidak seperti ini, aku pikir yang telah kamu lakukan yang terbaik untukku. Sekarang kamu pilih aku atau Kayla?" Tanya Ria dengan wajah yang sangat marah denganmu.
Brian terkejut saat Ria berkata begitu kepadanya lalu dia menghela nafas sambil menggelengkan kepalanya tidak pernah menyadari sedikit pun cara bagaimana keadaan Brian harus memilih antara mereka berdua tersebut, "Jangan menyuruh aku untuk memilih, aku tidak bisa memilih itu, kamu sekarang pikir bagaimana kita menjalani hubungan ini sangat lama, berhentilah untuk merutukkan hal yang tidak jelas ini, sudah aku katakan kalau aku masih menyayangi kamu Ria, aku bukan anak kecil yang mau menjalani hubungan haya sebentar saja. titik kesabaran aku bukan ini saja, kamu perlu tahu aku masih ingin mempertahankan hubungan ini dengan baik saja, jangan pikir setelah kamu berbicara seperti ini akan mendapatkan yang terbaik untukmu."
Ria merasa dirinya terancam saat Brian mengatakan seperti itu, lalu dia mendekat Brian dan berkata dengan nada yang sangat lembut dan dia berkata "Sayang, Maafkan aku jangan mengambil keputusan begitu aku masih selalu tidak berpikir apa yang aku ucapkan tadi, maaf ya sayang." Bujuk Ria yang dari tadi terus mau melakukannya agar Brian berhenti berbicara kepadanya.
"Iya sudahlah, aku tidak ingin melakukannya asal kamu mau berubah demi hubungan ini agar menjadi ke kuatan dalam hubungan iuni bagaimana, jangan memikirkan keegoisan nya, mulai sekarang kita lupakan kejadian ini agar tidak berlarut segeralah meminta maaf kepada Kayla agar masala menjadikan yang terbaik."
Saat ucapan Brian tertuju kepada Ria, Kayla yang tiba-tiba lewat tangannya langsung di tarik oleh Brian dan berkata "Kay, tunggu dulu."
"Ada apa?"
"Ria ingin mengobrol denganmu!"
Ria langsung memasangkan wajah yang sangat terkejut dan dia berkata dengan tenang, "Iya Kay ada yang mau di bicarakan, aku harap kamu mau mendengarkannya." Ria merasa sedikit kesal kepada Brian, tetapi dia lakukan agar hubungannya terus saja berjalan lancar. dia merasa tidak ingin Brian lepas dari hidupnya jangan berpikir akan mudah mendapatkan yang terbaik untuknya.
Brian menambahkan lalu berkata "Bagaimana Kay? Urusan yang kemarin itu hanya kesalah pahaman, Ria sudah tidak berpikir kalau aku bukan yang terbaik untuknya, sama sekali Ria bermaksud untuk menyakitimu. aku harap kamu dan Ria berteman kembali lagi. "
"Hm... baiklah, aku sudah memaafkanmu, aku harap apa yang telah terjadi ini akan menjadi yang terbaik untukmu Ria, dan jangan berpikir kalau aku akan berpikir untuk merebut Brian darimu, aku dan dia hanya teman biasa." Ucap Kayla yang berani melakukannya. Tidak di sengaja Brian berkata dengan tenang. "Kay, terima kasih sudah mau memaafkan Ria.
Ria dengan wajah yang tidak senang sekali-kali memandangi sinis, tetapi dia berusaha untuk menampakkan wajah malaikatnya yang selalu berada di sebuah getaran yang tidak pernah merasakan serendah ini dia dengan orang banyak. "Okelah kalau begitu, tidak ada lagi permasalahan kita ya Kay, dan kamu Brian sudah merasa tidak ada yang bisa di bahas lagi.
Dari kejauhan Ray melihat Kayla yang sedang berbicara dengan Brian dan Ria yang sudah merasakan sedih melihat Kayla yang sekarang sudah masuk ke perangkap Ria. di dalam hatinya berkata, aku sangat iba melihat kau Kay, seharusnya kau tidak menerima mereka lagi hadir di kehidupanmu. Tetapi yang aku inginkan hanya dia merasa kalau mereka akan menyakiti kau saja. ingat Kay aku selalu berada di dekatmu selamanya, jangan pernah menyerah dan terus kuat menghadapi orang yang ingin menyakitimu." Yang di rutuk kan Ray yang berada di setiap yang di inginkan.