Chapter 40

1015 Words

Rena dan Atayya menepati janji mereka, yang mana keduanya sudah berencana untuk pergi ke food street hari ini. Kedua gadis itu nampak sangat senang, selayaknya remaja pada umumnya yang mendapat traktiran dari abangnya untuk belanja sepuasnya. "Ternyata kamu jago juga nyetirnya, ya," ucap Rena ketika Atayya yang menyetir mobilnya saat mereka berangkat. "Tapi kalau sama Abangmu, enggak pernah dibolehinnya aku nyetir," sahut Atayya. "Abang memang begitu. Bahkan kalau lagi jalan sekeluarga, selalu dia yang nyetir. Padahal, Papa, Mama, dan aku. Kami semua bisa menyetir," sahut Rena. "Tapi, kalau sama kamu, apa alasan dia enggak bolehin?" tanyanya. "Karena aku belum punya surat izin mengemudi," sahut Atayya sembari tertawa kecil. Seketika itu juga, Rena ikut tertawa. Ia memaklumi jika

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD