Chapter 21

1030 Words

Ketika waktu istirahat makan siang dimulai, Atayya memilih untuk tinggal sebentar ketika semua teman-temannya satu-persatu pergi meninggalkan ruangan kerja mereka. Gadis itu memilih tinggal bukan tanpa alasan. Melainkan karena Sabhira menyuruhnya untuk menemuinya di lobby kantor. Atayya melakukan hal itu karena ia tidak ingin teman-temannya akan menanyainya banyak hal. Ketika merasa situasi sudah cukup aman, Atayya pun beranjak dari kursinya. “Hanya karena aku mengerjakan pekerjaan mereka, Pak Regan sampai mau traktir aku makan siang di luar?” tanya Atayya ketika ia sampai di dalam mobil yang mana di sana sudah ada Sabhira. “Kenapa memangnya?” pertanyaan itu keluar dari mulut lelaki yang duduk di samping kursi pengemudi. “P-Pak Regan?” kaget Atayya ketika ia mendapati Regan berada

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD