Genggaman tangan Helena pada lengan Daniello menjadi semakin erat. Ia tidak peduli kalau kuku-kukunya yang panjang menancap pada daging kulit pria itu. Tatapan matanya terpaku pada mata Matteo yang menatap balik dirinya dengan dingin. “Well, Susan! Kau salah mengerti. Akulah yang membawa Helena ke sini dan kami sama sekali, kalau tempat ini sudah dipesan. Mungkin, kau bisa bertanya kepada kekasihmu. Karena ia yang menyarankanku untuk datang ke sini,” jelas Daniello dengan tatapan tajam kepada Matteo. Helena menoleh kepada Daniello dengan mata menyorot tajam. Ia membenci Daniello, karena sudah membuat dirinya dipermalukan. Dengan kasar Helena menyentak genggaman tangan Daniello. Ia berjalan cepat menuju pintu keluar dari restoran tersebut, Tidak ada yang sempat mengejarnya karena mereka

