Setelah terdiam selama beberapa saat, Helena pun tersadar. Di tutupnya pintu kamarnya, tetapi ia lupa untuk menguncinya. Dilihatnya seluruh ruangan tersebut dengan rasa penasaran. ‘Kamar ini besar juga dengan lukisan di dindingnya. Siapa penghuni kamar ini sebelumnya?’ Dibukanya pintu walking closet mata Helena membelalak tidak percaya. Di sana banyak terdapat gaun, serta pakaian dalam yang masih terbungkus plastik. ‘Apakah Matteo baru saja membelikan semua pakain ini? Ataukah semua ini memang disiapkan khusus untuk setiap tamu wanita yang menempati kamar ini?’ batin Helena dengan rasa cemburu. Diambilnya handuk bersih dari dalam lemari tersebut lalu berjalan menuju kamar mandi. Kembali ia dibuat kagum. Rumah itu dari luar memang terlihat kuno, tetapi ternyata bagian dalamnya dilengkapi

