56---21+

1653 Words

Sedikit dewasa! Be Wise! *** Jemari kecil milik Mutiara yang sedari tadi menakup wajah Xavier perlahan bergerak, mengelus setiap sisi wajah dan berhenti pada sisi pelipis pria itu. Luka hasil mahakarya Mutiara terdahulu yang nyatanya sama sekali tidak mengurangi wajah tampan pria itu. Mutiara tidak mau munafik, Xavier itu tampan, setiap wanita pasti akan bertekuk lutut dibawah kakinya. “ Apa yang kau lamunkan?” Xavier mulai bersuara, manicnya menatap sang istri tajam. “ Luka ini!” ujar Mutiara, secara perlahan jemarinya itu membawa mendekat wajah Xavier dan menyematkan ciuman kecil di pelipis itu secara singkat. “ Saat itu kamu memang pantas mendapatkannya!” ujar Mutiara pelan, “ Tapi sekarang, sebagai istri, aku minta maaf karena merusak wajah tampanmu ini!” “ Akhirnya kau sadar ju

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD