57

1732 Words

“ Ya! Kumohon pergilah!” Mutiara bersuara lirih, membuat Nathan segera memalingkan wajahnya, keluar dari ruangan Xavier dengan wajah memerah. “ Lihatlah! Sekarang kau sudah mulai berani mengusir kakakmu sendiri?” Xavier menakup wajah Mutiara, menatapnya dengan senyum mengejek. “ Ini semua karena ulahmu!” Mutiara menggigit bibir kecilnya,  memukul d**a bidang Xavier dengan kepalan tangannya yang kecilnya, meskipun ada ketakutan dalam aksi manjanya itu. “ Kamu dan semua perbuatan m*summu yang sudah kelewat batas!” Mutiara lantas bangkit dari atas tubuh Xavier secara kikuk, mengabaikan desah kesal sang suami karena gagal melanjutkan acara mengasikkannya lagi. “ Ayolah nyonya Wijaya! Acara kita belum selesai!” Xavier memutar kursinya, menatap sang istri yang telah mengeluarkan baju dari bal

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD