67--21+

2026 Words

Bab 21+1 Bukan untuk anak kecil! *** Xavier berdiri bersendekap, menatap dengan kesal sosok wanita mungil yang kini tengah memangku si kecil yang sibuk menyesap makanannya. Bagaimana tidak kesal saat tahu dia dikerjai oleh wanita itu, lihat saja mana yang katanya ganti baju kalau ternyata baju setengah basah itu masih melekat ditubuh mungilnya. Tangis Aurora yang menggelegar tapi perlahan mulai mereda, hanya menyisakan isakan lirih, manic abu gelapnya yang bulat itu secara perlahan meredup dan sumber makanannya perlahan terlepas sendiri. Setelah memastikan si bayi cantik itu terlelap, Mutiara langsung turun dari atas ranjang dan meletakkannya didalam box. “ Bobok yang nyenyak ya, Nak!” Mutiara mengelus dahinya perlahan sebelum beranjak. Wanita itu membalikkan tubuhnya dan menatap san

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD