Tak ada jawaban apapun dari Xavier, pria itu menarik lengannya dari tubuh Mutiara dan bangkit dari atas ranjang begitu saja, mengabaikan tubuh nakednya yang bebas itu. Mutiara mengerjap, terduduk dari atas ranjang sembari menahan selimut agar tidak jatuh dari tubuhnya. “ Kamu ingkar janji, Xavier!” suara itu mengalun dengan keras, “ Ternyata selain badjingan kau juga orang yang suka ingkar janji, pengecut!” Xavier berhenti, menolehkan wajahnya pada Mutiara yang sudah merah redam. “ Terserah apa katamu! Saya tidak perduli!” Xavier berujar dingin sebelum tubuh tegapnya itu menghilang dari balik pandangan. “ Sial!” Mutiara langsung ambruk keatas ranjang, berteriak kesal atas apa yang dia lakukan tadi tidak membuahkan hasil sama sekali dan tanpa rasa bersalah badjingan itu pergi begi

