Iva masih berusaha memberontak dengan mengayunkan kakinya secara bergantian. Namun, sayang sekali kini mereka berdua sudah berada di dalam satu kamar. Lengan Enzi tidak menjadi goyah begitu saja dan tetap kokoh membawa tubuh Iva hingga kini akhirnya Enzi melempar tubuh Eva ke atas ranjang. Terbebas dari gendongan Enzi, Iva bergerak ke sisi ranjang dan turun dari atas sana. Iva ingin segera menyelamatkan dirinya dari tempat tersebut. Dia tidak mau sampai terjebak dengan buaya berbahaya yang kini berdiri menghadang langkah kakinya. “Minggir!” pinta Iva dengan nada membentak. Enzi tidak menyingkir dari tempatnya berdiri. Pria itu malah melangkah maju dan menarik lengan Iva. Membawa gadis itu dengan kasar dan melemparkannya kembali ke ranjang. “Turuti sedikit saja keinginanku. Tidak bisa?”

