"Ha?" "San, gak usah. Maksud kamu ini gimana?" Andre menatap Maya yang terlihat terkejut dengan pernyataan Hasan yang menyuruhnya untuk menjadi pengasuh Kia. "Lo kan lagi nganggur nih, May. Bantu jaga Kia di rumah gue, modal buat lo bikin cafe gue bantu." Seketika mata Maya berbinar. Dananya untuk membangun cafe kurang cukup karena harus mengirimkan uang pada Ibunya di kampung yang sedang sakit. "Lo serius, San?" Hasan mengangguk mantap. "Oke, deal!" "Tapi---" Maya menatap Andre yang terlihat santai. Menyadari keduanya menatap ke arah Andre, Andre akhirnya angkat bicara. "Aku tidak keberatan, justru saya dengan senang hati jika Maya mau menjaga Kia." Maya tersenyum tipis ke arah Andre. Sebenarnya ia senang bisa menjaga anak kecil seperti Kia, hanya saja anak itu merengut menatap

