Kalau Mandala mengatakan ini saat Anggun masih single dan hanya berfokus pada karirnya dulu, Anggun pasti akan merasa senang. Bagaimana tidak, ada seorang pria yang sangat gentleman menyukainya dan menyatakan perasaannya pun secara elegan. Tapi sekarang kondisinya tidak seperti dulu. Sekarang Anggun bukanlah gadis yang hanya fokus pada karirnya saja. Dia memikirkan banyak hal, dari perceraiannya sampai kehamilannya yang begitu tiba-tiba. Jadi dapat disimpulkan bahwa itu bukan kalimat yang ingin Anggun dengar. Belum hilang keterkejutannya, Anggun kembali dikejutkan dengan Mandala yang tiba-tiba tersungkur ke samping karena dipukul oleh seseorang. Dan seseorang itu ternyata Doni. Mata Anggun membulat. “Pak Mandala!!” Anggun langsung bangkit dan mendekati Mandala. Dengan rasa syok yang men

