17. h-1 check!

1135 Words
Sudah 2 hari aku aku tidak bertemu dengan Jo. Jangan salah paham! Aku nggak kangen, kok. Hanya sekilas info, siap tahu diantara kalian ada yang kepo. H-1 sebelum Dimas menikah. Tebak apa yang akan aku lakukan. Yup, benar sekali! Tentu saja aku akan mempercantik diri. Ini adalah salah satu hari terpenting dalam hidupku. Aku sudah menyiapkan semuanya dengan sempurna. Gaun, sepatu, pasangan. Semuanya sudah sempurna. Misi terakhirku hanya tinggal memastikan besok tidak ada jerawat menyebalkan yang muncul. Hell, besok adalah hari penting juga untuk aku dan Jo karena … setelah ini kami tak perlu berpura-pura lagi! Setelah ini, urusanku dan Jo akan clear dan aku akan terbebas dari bayangannya, lalu aku akan menjadi jomlo happy. Karena aku sedang dalam mood yang super duper baik, aku akhirnya memilih untuk menyapa para teman dunia mayaku. Saking sibuknya, aku lupa untuk tidak menyapa mereka selama seminggu lebih. Maafkan aku …. Halo guys! Sudah seminggu lebih nih, gue nggak nyapa kalian semua. Maaf banget ya, kebetulan aku belakangan ini lagi sibuk banget. Hayo tebak, aku sibuk apa??? Ya, benar banget. Sibuk mempersiapkan diri untuk datang ke acara pernikahan mantan, hahaha! Gaun, check! Sepatu, check! Perawatan wajah, check! Diet, check! Dan yang paling penting, pasangan, check! Tidak ada yang boleh kelewatan di acara pernikahan mantan jika tidak mau ditandai sebagai “sad girl gamon”. Semuanya harus perfect, bahkan kalau bisa harus lebih perfect dari pengantin. Apalagi kalau sudah H-1 begini, pastikan kalian sudah berkompromi dengan jerawat menyebalkan kalian supaya tidak muncul di hari penting begini. Untuk menghabiskan malam sebelum aku tidur nyenyak, ayo kita cuap-cuap! Curhat atau kasih tips dong, di komen gimana caranya bisa tampil maksimal di acara pernikahan mantan? P.s. bakal aku balas satu-satu, loh! Tak butuh waktu lama, kolom komentar postingan blog terbaru langsung dipenuhi puluhan komentar. @pikiranrandom: TIDUR YANG CUKUP! Sumpah deh, ini tuh penting banget. Jangan sampai kayak gue, begadang ngerjain tugas terus besoknya pergi ke kondangan mantan, dikira gue nangisin dia semalaman gara-gara mata gue bengkak. Najis banget Aku meringis kasihan. Mataku refleks menoleh pada jam dinding yang masih menunjukkan pukul 8 malam. Karena cerita seseorang dibalik akun @pikiranrandom, aku berkomitmen khusus hari ini, aku akan tidur jam 9 malam demi menghindari mata panda ataupun mata bengkak. @hanyakentang: kalo gue sih, nggak pernah ditinggal nikah mantan, ya. Tapi katanya nih ya, harus datang di awal-awal, pokoknya jangan sampai datang belakangan. Karena ya, secara teori kita pasti menghindari sesuatu yang tidak diinginkan untuk terjadi. Jadi, biar kesannya kita tuh sudah 100% ikhlas, kita harus datang lebih awal. Hm … teori dari @hanyakentang cukup masuk akal. Segera, aku mengambil ponselku untuk menyetel alarm jam 6 pagi. Acaranya dimulai jam 1 siang. Paling lama, aku sudah harus tiba pada jam 1 lewat 30 menit. @duabelasduabelas: dari pengalaman teman gue nih ya, katanya bawa kado. Kadonya tuh wajib yang sama persis kayak apa yang sudah doi kasih pas masih pacaran. Jadi kesannya tuh kayak …. gimana ya bingung gue bilangnya. Intinya kayak pertanda hubungan lo sama dia tuh benar-benar sudah over, dan lo udah lupain dia sepenuhnya. Aduh, sial! Sayang seribu sayang, semua barang pemberian Dimas telah kubuang dihari yang sama setelah dia ketahuan selingkuh, jadi aku tidak bisa mendapatkan gambaran detail seperti apa barang yang telah ia berikan padaku sebelumnya. Jam tangan, bunga, sepatu, baju, makanan. Sial banget, kenapa kapasitas untuk mengingat segala sesuatu di otakku itu tuh lembah banget? Aku bahkan tidak bisa mengingat model jam tangan ataupun sepatu yang telah ia berikan padaku. @duabelasduables, maaf deh, Sepertinya cara kamu tidak bisa aku terapkan karena ingatan payah otakku ini. Besok jika sudah ada teknologi yang bisa menambah ram memori otak, aku jamin akan membelinya. @kangkungberjalan: KALO GUA PERGI KE KONDANGAN ALDI, UDAH GUA BAKAR TENDANYA. ENAK AJA DIA NIKAH SEBELUM GUA! Aku tertawa terbahak-bahak, tidak mempedulikan posisi sheet mask-ku yang bergeser karena komentar dari @kangkungberjalan lucu banget! Siapapun Aldi di luar sana, semoga kamu tidak mengundang pemilik akun @kangkungberjalan ke acara pernikahanmu, ya. @user1232: jangan lupa ingetin pacar barunya kak, siapa tahu dia lupa ada acara penting. Apa dia pengguna baru? Aku tidak pernah ingat ada seseorang yang komen di blog-ku menggunakan akun dengan nama seperti itu. Omong-omong, apa yang dia sampaikan benar juga. Kalau misalnya Jo sampai lupa, bisa gawat! Semua yang aku rencanakan hancur berantakan. Dengan cepat, aku langsung menyambar ponselku dan segera menelpon Jo. Demi kerang ajaib, kalau dia sampai lupa aku bersumpah akan membuat rambutnya botak. “Kenapa, Ya? Ini pertama kalinya kamu nelpon aku duluan, lho.” Suara Jo terdengar tak lama setelah aku menelponnya. “Kamu berubah pikiran, ya?” tanyanya tiba-tiba. “Berubah pikiran apa?” sumpah, seharusnya aku yang nanya dia duluan bertanya padanya, kok malah keduluan, sih? “Kamu mau jadi pacar aku, gitu.” Tuh, kan! Bahkan dari sambungan telepon saja kadar menyebalkannya tidak berkurang. “Nggak jelas banget!” gerutuku tak habis pikir. Kok bisa sih, kadar menyebalkan seseorang sampai setinggi itu? Pantas saja dia tidak pernah punya pacar. Suara tertawanya terdengar sampai sini, bahkan Jo sampai terbatuk-batuk saking kerasnya dia tertawa. Aneh. “Bercanda, Ya. Tapi kalau serius gapapa juga. Telepon aja aku kalau kamu berubah pikiran. Jangka waktu penawaranku masih lama.” “Ck! Gue mau ngomong penting, nih. Jangan bercanda mulu, dong!” ucapku dengan sensi. Awas saja kalau perawatan ku selama seminggu penuh gagal karena aku marah-marah terus. "Mau ngomong apa, sayang?" Tarik napas … buang. "Lo ingat, kan?” Ada jeda panjang sebelum Jo menjawab, “Ingat apa?” Sumpah, rasanya seperti separuh jiwaku meninggalkan badan. Langsung lemas. “JANGAN MAIN-MAIN LO JO!” teriak ku sekuat mungkin. RIP untuk telinga Jo dan tetangga kosku. Semoga saja aku tidak dilaporkan karena percobaan p***************l. “Kamu sih, cuma bilang ingat apa. Yang spesifik dong, memangnya aku bisa nebak gitu aja?” belanya tanpa rasa bersalah. “Ingat besok acara apa, kan?” ulangku dengan mau tak mau. Pokoknya, kalau dia masih bilang tidak tahu akan ku gedor pintu rumahnya sambil bawa alat pencukur rambut. “Acara apa memangnya? Seingat aku besok Minggu, jadi libur kuliah. Kamu mau ajak aku main? Waduh, sayangnya nggak bisa, Ya. Besok aku harus bantuin Papaku ngurus kerjaan nya.” Astaga, rasanya aku ingin nangis. Bahkan sekarang, pelupuk mataku sudah penuh dengan air mata yang bisa langsung jatuh hanya dalam sekali kedip. “Jo, masa lupa sih ….” HUAAA … rencanaku hancur berantakan! “Eh, jangan nangis dong, Ya. Aku cuma bercanda. Massa aku lupa acara penting itu, sih? Itu kan inti dari perjanjian kita. Ya, kok diam? Kamu masih nangis, Ya?” Jo bodoh, pakai acara nanya, lagi! Demi Tuhan, itu bercandaan paling nggak jelas di dunia! Awas saja kalau ketemu, akan kujambak rambutnya sampai rontok setengah. “Ya, jangan marah dong. Aku beliin makanan kesukaan kamu, ya? Kamu sukanya apa? Soalnya aku nggak tahu.” Bodoh!
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD