Sudah lebih dari dua Minggu Nur bekerja di toko buku milik Matin, semenjak itu juga ia sering di teror dengan pertanyaan-pertanyaan aneh dari suaminya. Untung saja besok adalah hari libur dan rencananya ia akan berkunjung ke rumah Ibunya. Samar-samar terdengar dari dalam kamar suaminya, ia sedang berbicara dengan nada yang tinggi. Karena penasaran, Nur mengintip dari balik pintu yang sedikit terbuka. "Bu, sudah aku katakan aku sibuk mengurus Restoran sampai-sampai aku lupa untuk mengirim uang ujian Putri, lagipula ibu sudah membayarnya bukan? lantas kenapa masih di permasalahkan?" "...." "Ini tidak ada hubungannya dengan, Nur! justru ketika aku memberinya uang lebih, ia mengembalikannya lagi padaku. Udahlah, Bu! aku cape, mau istirahat. Sekarang uang ibu, aku ganti." "....." "Iya, ak

