Bab 25

1089 Words

"Untuk?" tanya Yohan dingin. "Tidak, tidak perlu. Apa pun alasannya tidak dan jangan pernah memberikannya!" ucapnya lagi dengan dingin. Meski tidak sedingin Kai saat awal mereka bertemu, pikiran Alesya. Dia tidak bisa memaksa Yohan untuk mengijinkannya memberikan nomornya pada Mia. Mau tidak mau dia harus mengatakan sebuah kebohongan pada Mia. Karena tidak mungkin dia mengatakan kalau Yohan menolaknya dengan sangat ketus. Apa pun itu akan membuat sedih sahabatnya. "Yohan! Jaga nada bicaramu!" kata Kai dingin dan tidak suka, jika Yohan berkata kasar pada Alesya. Meski Kai tahu, bukan maksud seperti itu, tetapi dia tetap tidak suka. Yohan bisa mengatakannya baik-baik tanpa perlu menggunakan nada suara yang dingin dan ketus. "Maaf." "Lalu, karena kamu sudah melakukan kesalahan, kamu haru

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD