“Mama ingin bertanya, siapa itu Aldi?” tanya Marriane dengan berusaha menahan emosinya. Celline tertunduk dan diam sambil memainkan telapak tangannya karena ia takut. Dilema menyeruak di pikirannya. Ia tidak tahu harus menjawab apa dengan pertanyaan Ibunya. Jika ia jujur, hubungannya dengan Aldi akan kandas hari ini juga. Tapi jika ia berbohong, Ibunya tetap saja akan tahu kebohongannya karena selama ini pun begitu. “Mama bertanya, Celline. Siapa itu Aldi?” Marriane mengulang pertanyaannya dengan nada yang mulai meninggi. “A… hanya… teman,” jawab Celline lirih. “Bagaimana bisa seorang teman memanggilmu Sayang? HAH? JAWAB MAMA!” Celline terisak. “Ini kekasihmu kan? BENAR KAN?” cecar Marriane dan lagi-lagi tidak mendapatkan jawaban dari Celline, hanya isakan. Marr

