Brandon dan keluarganya disambut Marriane di depan pintu rumahnya. Kehadiran mereka disambut bak pahlawan perang. Semua orang berdiri dan bertepuk tangan melihat Brandon dan keluarganya masuk ke dalam rumah sederhana itu. Mereka bergantian memberikan selamat pada Brandon dan keluarganya. Senyum Brandon terkembang setiap saat. Ini adalah hari bahagianya. Hari yang ia tunggu-tunggu. Akhirnya, Celline akan menjadi miliknya sepenuhnya. Tidak akan ada lagi yang bisa memisahkan dirinya dengan Celline, bahkan Aldi sekalipun. Rival terberatnya juga baru saja mengibarkan bendera putih saat ia temui tadi di depan rumah Celline. Sungguh, ini adalah momen terbaik sepanjang hidupnya. Ia membetulkan jasnya lalu kembali berjalan menyalami semua orang. Jantungnya berdegup kencang karena

