♡Bagian 84♡

2639 Words

Kue kering yang tadi Syifa beli dengan jenis yang sama, sudah Syifa sediakan di bawah tempatnya duduk. "Mas berhenti." pinta Syifa ketika melihat pemulung yang berjalan dengan gerobak yang di tariknya. Mobil sudah berhenti tepat di sebelah pemulung tersebut. Syifa langsung membuka jendela di sampingnya, tentu saja di tangannya sudah ada kue kering satu kotak. "Bapak, ini buat Bapak ya." Syifa memberikan kue tersebut yang langsung di tanggapi dengan wajah gembira oleh bapak pemulung. "Ya Allah, terima kasih Neng. Semoga rezekinya di perlancar." ujar bapak pemulung itu. Syifa menunjukkan senyumannya, "Aamiin Pak, terima kasih ya Pak." "Jalan Mas." ujar Syifa yang menyadarkan Dwiki dari rasa terkesimanya. Jujur, Dwiki merasa speechless dengan apa yang wanitanya lakukan. Dia tidak sa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD