Sekeluarnya dia dari kamar mandi, Syifa bingung ingin pergi ke mana. Akhirnya dia memilih untuk ke kamar yang dia tahu itu kamar Dwiki. Ceklek, Ketika membuka pintu kamar, dia hanya melihat pria yang dia kenali sedang memejamkan matanya dengan tangan yang dia gunakan untuk menutup kedua matanya. Hanya melihat seperti itu saja, membuat senyum Syifa terbit. Dia memang suka gaya seperti itu. Menutup mata menggunakan tangan. "Mas," Syifa mengguncang pelan tubuh Dwiki. Tapi tidak ada respon apapun. Malas untuk membangunkan lagi, Syifa lebih memilih untuk keluar dari kamar dan mencari keberadaan Kila. Mendengar suara pintu tertutup dari luar, Dwiki langsung bangkit dari tidurnya. Dia berdecak, berharap wanitanya akan membangunkan sampai bangun tapi kenyataannya tidak. Malah dia ditinggalk

