♡Bagian 70♡

2018 Words

Setelah mengantarkan Dwiki pamitan dengan ibu dan bapaknya, Syifa mengantarkan Dwiki sampai di halaman. Dia belum berani jika harus mengantarkan sampai gerbang rumahnya. Masih takut dengan lingkungan luar. Dan Dwiki sangat memahami apa yang wanitanya rasakan. "Pokoknya tungguin aku ya yang." pinta Dwiki dengan nadanya yang sedikit merajuk. Dia tadi sudah merayu Syifa lagi untum cuti saja hari ini. Tapu dirinya lagi-laga mendapatkan siraman qolbu secara percuma dari Syifa. Ternyata sifat cerewet wanitanya itu masih ada. Dwiki kira, ketika ketraumaan melanda wanitanya, dia akan menjadi pendiam dan murung. Tapi ternyata tidak. Jangan berburuk sangka dengan Dwiki, dia justru mensyukuri itu semua. Karena kecerewetan Syifa lah yang selalu Dwiki rindukan. Pasalnya ketika mendengar dari sahabat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD