Seavey tak pernah kehabisan akal membuat Ayana senang. Dia benar-benar tipe pria misterius nan mengagumkan. Misterius dengan segala rahasianya. Serta mengagumkan dengan segala tindakan tak terduganya. "Ini benar-benar mengagumkan, Sea!" Ayana menutup mulutnya. Menyaksikan dekorasi kafe Louverture berubah menjadi kafe abad pertengahan. Ayana tidak bisa membayangkan berapa uang Seavey yang habis untuk menyewa kafe itu. "Kau suka?" Ayana mengangguk. Seavey menghadapkan tubuh Ayana dengan tubuhnya, "Aku pikir, aku masih kurang romantis." decit Seavey. Ayana mengangkat bahu, bertanya. Astaga, ini bahkan sudah lebih dari sekadar romantis bagi Ayana. "Harusnya aku mengajakmu makan di restoran mewah seperti yang dilakukan pria kaya lainnya." lanjut Seavey. Ayana tersenyum. Memegang kedua pi

