awal

360 Words
Aku menyelinap perlahan, memastikan dia sudah tertidur Setelah meminum teh yang kuberikan Memasang beberapa alat, akupun lanjut mengambil sebuah dokumen tentang macam macam senjata biologis yang kabarnya akan digunakan sebagai alat baru, untuk menyerang, dan dokumen lainya Aku memandangi wajahnya sejenak, mata yang binar indahnya selalu aku suka, dada yang pernah ku jadikan sandaran Ada rasa bersalah yang muncul, namun patriotisme ku sangatlah kuat di negara ini darah ku mengalir, maka hidup dan matiku adalah milik bumi ini, bumi Palestina yang suci Menggunakan lensa kontak ku yang dapat berfungsi sebagai scanner, akupun menggandakan dokumen tsb dan memasangkan beberapa bagian penyadap "Hai, permainan iblis akan dimulai" Aku berkata perlahan lalu mengecup kening lelaki di hadapanku "hai aldise, kau baru datang?" "atau jangan jangan- "ciee aldise pagi-pagi udah keluar ruangan pak kaefar" Aku hanya tersenyum mendengar argumen mba Ina dan gizlin, pagi ini sedikit informasi, mba Ina adalah salah satu pegawai yang berasal dari Indonesia, ya tempat separuh darahku yg mengalir berasal dia adalah mahasiswa satu almamater dari kampusku yang juga di biayai perusahaan ini sedangkan gizlin adalah salah satu teman ku yang berasal dari turkey dia adalah gadis manis bermata hijau yang ceria, namun kurasa dia punya sisi yang agak mmmhh- sulit kujabarkan yang jelas sepertinya aku harus sedikit berhati hati dengan sosoknya apalagi semalam aku tidak tahu ruangan ini lain Kosong atau tidak, aku tidak mau semua gagal dengan perjuangan ku yang sudah sejauh ini, bahkan hidup dan mati pun aku bisa terancam disini setidaknya bila aku harus mati nanti, aku mau semuanya setimpal menanggapi mba ina dan gizlin aku pun berucap " ga ada apa apa kok mbak" namun seperti yang kalian tahu netizen Indonesia tidaklah semudah itu diyakinkan, dan akupun kembali diam saja dan mengangguk anggap saja aku membenarkan, itu lebih baik selama aku tahu, mba Ina bukan lah orang yang suka bergosip, dia hanya kepo dan gizlin adalah anak yang pendiam tapi, sedikit aneh dan menakutkan, entahlah, rasanya aku hanya harus berhati hati namun untungnya lingkungan ini sangat cuek dan aku suka itu itu membuat semuanya mudah namun tetap, aku harus berhati-hati akan ancaman yang bisa membuat semuanya gagal termasuk gizlin, yang bila perlu dan menggaggu, disingkirkan
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD