Cinta Reyna dan Abyan Tiga bulan berlalu begitu cepat. Banyu tumbuh pesat, wajahnya semakin hari semakin mirip dengan Abyan. Bobot badannya naik signifikan, berkat ASI eksklusif yang diberikan Reyna. Sus Feni, perawat yang dipekerjakan Abyan, sangat membantu Reyna mengurus putra mereka. Pagi itu, suasana di rumah terasa hangat. Abyan menggendong Banyu, menimang-nimangnya sebelum berangkat ke kantor. Banyu tertawa kecil, menggemaskan, seolah mengerti ayahnya akan pergi. Sementara itu, Reyna dibantu Bi Darmi, menyiapkan sarapan di meja makan. “Mas, sarapan dulu,” ucap Reyna lembut. Abyan menoleh sambil tersenyum, “Iya, sayang.” Sus Feni mendekat dan dengan hati-hati mengambil alih Banyu, membawanya ke dalam boks bayi di kamar. Abyan dan Reyna lalu duduk berdua, menikmati sara

