Reyna menyeka sisa air matanya dengan ujung jari, lalu tersenyum tipis. Tatapannya nakal, seolah ingin menguji suaminya lagi. “Mas Abyan ini… ternyata suka daun muda, ya?” sindirnya sambil mengangkat alis. Abyan terkejut sejenak, lalu tertawa renyah. “Ha? Daun muda?” “Iya, dong,” Reyna melanjutkan dengan nada menggoda. “Gadis yang seharusnya bisa jadi anak Mas sendiri malah dijadikan istri. Kalau teman-temanku di kampus tahu aku nikah sama Mas, pasti mereka mikirnya aku punya sugar daddy.” Abyan langsung menyandarkan tubuhnya ke kursi, menatap Reyna penuh kelakar. “Biarkan saja kalau mereka mau bilang begitu.” Reyna menatapnya tak percaya. “Mas serius?” Abyan mengangguk mantap, lalu menyeringai sambil mendekatkan wajahnya ke Reyna. “Cinta itu nggak pernah kenal usia, Sayang.

