Selamanya milik mu

1840 Words

Abyan menatap wajah istrinya lama, lalu tiba-tiba bertanya dengan suara lembut. “Sayang… kamu tahu nggak, kenapa aku menikahi kamu?” Reyna menghela napas kecil, matanya meredup. “Iya tahu, Mas. Karena Mama punya banyak hutang sama Mas Abyan, kan?” ucapnya getir. Abyan menggeleng pelan, lalu mengusap rambut istrinya penuh kasih. “Bukan itu juga, Sayang. Dengarkan aku sebentar, ya.” Reyna mengangguk, hatinya dipenuhi tanda tanya. Abyan menatap jauh, seakan kembali ke masa lalu. “Aku pertama kali kenal ibumu waktu kuliah. Dia kakak kelasku. Jujur… dulu aku sempat menyukai Susan. Walaupun dia empat tahun lebih tua, aku merasa tertarik padanya. Tapi rasa itu harus kukubur, karena dia sudah menikah dan punya anak.” Reyna tertegun, diam mendengarkan. “Aku berusaha melupakan. Sampai sua

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD