Malam itu, David tiba di rumah Susan dengan senyuman yang lebar, penuh rasa antusias. Ia duduk di ruang tamu, menunggu Susan bersiap. Matanya melirik-lirik ke dinding yang dihiasi dengan berbagai foto, memperhatikan satu demi satu. “Reyna, cantik sekali” batin David, sambil mengacu pada salah satu foto yang menampilkan seorang wanita cantik. “Benar benar sangat Cantik,” ujarnya, tertarik dengan keanggunan gambar tersebut. Di saat yang sama, suara Susan terdengar dari arah dalam rumah. “David sayang!” sapanya ceria, menyambut kedatangan pacarnya. David berbalik dan terpesona saat melihat Susan keluar dari kamarnya. “Wow, kamu begitu cantik dan sangat seksi malam ini,” komentarnya, matanya tidak bisa lepas dari sosok menawan di depannya. Susan tersenyum lebar, merasakan pujian itu

