Ambulans yang disewa Abyan melaju kencang, membelah jalanan kota Malang. Abyan terus memegang erat tangan Reyna yang terbaring pucat. Begitu tiba di rumah sakit besar di kota itu, Reyna langsung dibawa ke UGD. Tim medis segera menanganinya dengan sigap. Setelah pemeriksaan awal dan stabilisasi, Reyna yang sempat shock dan pingsan, dilarikan ke ICU untuk pengawasan intensif dan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk CT Scan untuk memastikan nggak ada cedera kepala serius akibat benturan dan hantaman air sungai. Abyan menunggu di luar ruangan ICU. Raut wajahnya nggak bisa menyembunyikan rasa panik dan bersalah yang bercampur aduk. Ia nggak peduli lagi dengan penampilannya yang basah, penuh lumpur, dan berantakan. Rasa khawatir kepada Reyna membuat Abyan uring-uringan. Ia mondar-mandir di depan

